Oleh: Pdt.Em.Johnvin K Anugraha

1.Tiba tiba saja nama Donggala dan Palu di Pulau Sulawesi  menjadi pusat pemberitaan, bukan saja dalam negeri Indonesia tetapi juga di dunia internasional. Sebabnya tidak lain karena bencana alam yang menerjang dan memorak-porandakan kedua kota tadi pada 28 September 2018. Tiga bencana terjadi: gempa bumi, tsunami dan tanah yang amblas.

Mengiringi bencana alam ini di sana sini terdengar berita berita sbb.:

Ratusan korban yang meninggal, yang luka-luka, dan yang kehilangan harta benda mereka.

2. Berhadapan dengan bencana alam, manusia menjadi kecil dan tidak berdaya. Teknologi mutakhir peringatan dini pun tidak menolong banyak. Dengan teknologi modern ruang angkasa telah ditaklukkan, tetapi bencana alam: banjir, gempa bumi,tsunami, belum dapat ditaklukan dan dihilangkan keberadaannya. Oh ya, bencana ini bukan yang terakhir, masih ada bencana-bencana lain yang menyusul di berbagai tempat yang berbeda. Dengan demikian bumi kita ini bukan tempat yang aman untuk didiami.

3. Orang-orang tertentu bertanya:”Mengapa Tuhan Membiarkan Korban Bencana Terjadi?” Kemungkinan pertama yang bertanya adalah orang Atheis. Ketika hidup lancar mereka tidak percaya dan tidak mau membicarkan mengenai Tuhan Allah, tetapi begitu bencana terjadi Tuhan Allah dibawa-bawa seolah-olah dimintai pertanggunganjawabnya.  Kemungkinan kedua mungkin saja yang bertanya ini orang beriman, dalam suasana duka dan ketidakmengertian bertanya tanya: ”Mengapa Tuhan Membiarkan Korban Bencana Terjadi? Apalagi di dalamnya ada terhitung sanak keluarganya yang menjadi korban.

4. Menurut Alkitab ini semua bencana alam disebabkan karena kejatuhan manusia pertama ke dalam dosa. Akibatnya, hubungan antar manusia terganggu, demikian juga binatang buas memangsa manusia dan tidak ketinggalan bumi tempat kita berdiam di sana-sini menimbulkan bencana bagi manusia. Lalu apa pengharapan kita? Dalam hal ini ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat menyelamatkan. Satu-satunya pengharapan  seharusnya ditujukan kepada Tuhan Yesus sendiri. Dia berjanji akan mendatangkan bumi yang baru bebas dari gangguan bencana alam. Wahyu 21:1 -Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi. Wahyu 21:5- Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”

Siapa saja yang berhak untuk masuk ke langit baru dan bumi baru? Tidak lain mereka yang mau percaya kepada Tuhan Yesus sebagai juru selamat. “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”(Kis.Ras.16:31).

5. Sebelum langit baru dan bumi baru didatangkan kita hidup dalam masa kini dengan segala bencana alam yang terjadi. Bencana alam bukan satu-satunya bencana bagi dunia ini. Lukas 10:10 mengatakan: ”bangsa akan bangkit melawan bangsa dan kerajaan melawan kerajaan, Lukas 10:11- dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat. Disebutkan di sana bencana peperangan, gempa bumi, kelaparan, dan masih banyak lagi bencana. Sebenarnya ini semua merupakan tanda-tanda bahwa masa akhir dunia segera tiba dan sejarah baru umat manusia dengan langit baru dan bumi baru akan didatangkan Tuhan Yesus. Cuma sayangnya manusia kurang peka. Manusia masa kini sibuk dengan urusan dunia dengan segala hawa nafsu dunia (Lukas 21:34 ). Bencana alam hanya dianggap sebagai kejadian alam yang dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan alam.

6. Menanggapi semua bencana alam ini, kita orang yang beirman dalam Kristus, tidak akan bertanya: ”Mengapa Tuhan Membiarkan Korban Bencana Terjadi?” Bagi yang terkena hendaknya berkata: “Allah Bapa beri kami kekuatan untuk menghadapi dan menanggungnya. Terima kasih untuk segala bantuan yang Kau akan kirim melalui banyak pihak.” Bagi yang lainnya yang tidak terkena bencana akan bertanya:”Bagaimana saya dapat ikut menyumbang bersama gereja saya untuk membantu korban bencana alam tadi?”  Kepada  orang-orang beriman kepada Kristus, mari kita makin meningkatkan iman dan kesiapan kita dalam hidup yang makin berkenan kepada Tuhan menjelang zaman baru, langit baru dan bumi baru yang akan didatangkan Tuhan Yesus bagi kita sekalian.

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here